Materi

1. Kiat berkomunikasi yang sehat dan mencerdaskan

Tujuan:

Topik ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan orangtua berkomunikasi dengan anak, mengenali dan memahami perasaan anak. Hal ini sangat perlu karena anak bagaimanapun yang kita inginkan, tidak mungkin bisa kita capai tanpa komunikasi. Sementara dari hasil riset yang telah dilakukan oleh Yayasan Kita dan Buah Hati lakukan ternyata cara kita berkomunikasi selama inilah yang jadi pangkal sebab utama mengapa anak kita tidak percaya diri, merasa diri tidak berharga dan tida bisa maksimal menggunakan pikirannya . Semua keadaan ini bukan saja membuat perkembangan kepribadian terhambat tetapi juga hambatan emosional. Cara mengasuh seperti ini dipelajari dan dijadikan “peluang” oleh para pebisnis pornogarfi dan narkoba untuk kemudian menyasar anak anak kita menjadi “the future market” dari bisnis mereka.

Materi:

  • Memahami perasaan
  • Pentingnya kemampuan membaca bahasa tubuh
  • Mengenali dan menghindari penghalang komunikasi
  • Menentukan masalah siapa ini
  • Tehnik mendengar aktif
  • Menyampaikan pesan pembicara
  • Bekerjasama memecahkan masalah

2. Memahami dampak negatif teknologi media dan akibatnya bagi perkembangan kejiwaan anak dan Pede bicara seks pada anak anda

Tujuan:

Topik ini bertujuan untuk memberi pengetahuan kepada orangtua mengenai dampak negatif dari teknologi media dan dampaknya bagi perkembangan kejiwaan anak serta kiat-kiat praktis bagaimana bicara tentang seks dengan anak anda sehingga bisa menghasilkan anak yang seksualitasnya sehat, lurus dan benar.

Materi:

  • Belajar dari kenyataan: data tentang pengetahuan anak anak
  • SD di JABODETABEK tentang pornografi
  • Dampak buruk teknologi media terhadap otak dan jiwa anak
  • Beda seks dan seksualitas
  • Kiat dasar mengasuh seksualitas
  • Menyikapi rasa ingin tahu anak mengenai seks
  • Kiat menghadapi pertanyaan anak seputar masalah seksual

3. Bagaimana membantu anak kita beribadah dengan menyenangkan

Tujuan:

Topik ini ingin membahas bagaimana pentingnya mengenalkan Allah, Nabi kitab suci dan berbagai peraturan agama dengan menyenangkan tergantung usia. Hal ini bukan saja karena kita berada diluar negeri tetapi juga karena kebiasaan pengenalan hal-hal tersebut dulunya dilakukan dengan lebih banyak ancaman dari pada bujukan. Sekarang ini pembelajaran dan pengasuhan keimanan menghadapi tantangan yang luar biasa dan semuanya dalam bentuk MENYENANGKAN. Jadi bila cara kita tak berubah, dengan mudah anak memilih hal-hal lain yang menyenangkan dan belum tentu benar dan sesuai dengan aqidah kita.

Materi:

  • Prinsip Suka bukan Bisa
  • Mengenalkan Allah, Nabi, Kitab Suci dan peraturan Agama dengan kreatif
  • Membangun kebiasaan pada anak
  • Membahas topik topik holidays: thanksgiving, natal, easter, halloween, valentines, new years, Saint Patrick dll.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s